Berikutkumpulan pantun tentang nasionalisme dan menjaga keutuhan bangsa. Sebagai tanda cinta untuk negeri yang harus terus dirawat. Pagi-pagi cari benang Benangnya ada di Tamu Indonesia Pastilah
TRIBUNJOGJACOM - Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia bisa juga dengan menyusun pantun yang bertema perjuangan dan kebebasan. Pantun-pantun itu bisa Anda sampaikan di forum refleksi saat malam
1. Memperkuat Jati Diri Bangsa. Persatuan dan kesatuan bangsa sangat penting bagi bangsa Indonesia karena dapat memperkuat jati diri. Persatuan dan kesatuan ini dapat memperkuat jati diri dari serangan bangsa lain di era globalisasi. Selain itu, budaya yang ada di seluruh Tanah Air juga dapat menguat.
JokowiDan SBY. Pantun Tentang Lingkungan Semua Tentang Lingkungan. Pantun Cinta Tanah Air Dan Persatuan Kesatuan Mikirbae. Pendidikan Sebagai Pemangkin Pembangunan Kecermelangan. KUMPULAN PANTUN BERTEMA PERSATUAN DAN KESATUAN BLOG. Pantun Tentang Pancasila Keajaibandunia Web Id. Pantun PERPADUAN Scribd Com. PANTUN BELIA HARAPAN NEGARA BUKU
Vay Tiền Trả Góp 24 Tháng. – Pantun adalah satu dari sekian jenis puisi lama, yang memiliki sejumlah bait dan baris. Pantun sendiri istilahnya berasal dari bahasa Minangkabau, yaitu patuntun yang dapat diartikan sebagai “penuntun”. Umumnya, dalam sebuah pantun, terdapat empat larik baris, dimana pada setiap baris tersebut terdiri dari 8 hingga 12 suku kata, dan akhirannya selalu memiliki pola dan bunyi yang sama, a-b-a-b dan a-a-a-a tidak boleh a-a-b-b, atau a-b-b-a.Sejak dulu, pantun dianggap sebagai salah satu titik budaya yang menempati posisi penting dalam kehidupan manusia, terutama diantara masyarakat Melayu. Pantun biasanya digunakan dalam setiap kesempatan apapun, misalnya dalam permainan kanak-kanak, ketika akan mengungkapkan cinta, saat melakukan acara lamaran dan pernikahan, dalam lagu dan nyanyian, serta dalam hajatan apapun. Singkatnya, pantun selalu menghiasi setiap tahap kehidupan yang terjadi pada masyarakat ditelusuri kembali awal mulanya, pantun sebenarnya merupakan sastra berbentuk lisan, akan tetapi sekarang ini orang-orang banyak menjumpai bentuk pantun yang telah ditulis. Di dalam pantun, terdapat dua bagian yang biasanya tidak saling berhubungan namun tetap terikat, yaitu sampiran dan isi. Namun yang manakah bagian isi dan yang mana bagian sampiran?Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pantun terdiri dari empat baris, pada dua baris pertama, itulah yang disebut Sampiran. Sedangkan dua baris selanjutnya adalah isi dari pantun. Sampiran biasanya banyak dikaitkan dengan hal-hal tentang alam, sedangkan isi pantun merupakan bagian yang menjelaskan atau menegaskan maksud dari pantun tersebut. Untuk lebih jelasnya, akan diberikan beberapa contoh pantun tentang persatuan, seperti berikut iniPantun 1Jalan-jalan ke kota Batu Pulangnya beli buah kiwi Mari kita saling membantu Menjaga alam bumi pertiwiPantun diatas merupakan salah satu contoh pantun persatuan yang menggunakan bunyi a-b-a-b. Baris pertama dan kedua dari pantun tersebut adalah sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi dari pantun yang menegaskan bahwa dalam kehidupan setiap orang harus saling membantu satu sama lain, bersatu guna menjaga kedamaian dan keindahan bumi 2Sia-sia tenggelam dalam duka Duduk dipintu jangan dipaksa Penduduk nya beribu suku bangsa Indonesia ber-Bhinneka Tunggal IkaPantun kedua memiliki pola akhiran a-a-a-a. Maksud dari pantun tersebut menegaskan bahwa Indonesia merupakan suatu negara yang memiliki begitu banyak budaya, ras, agama, suku bangsa, dan lain sebagainya. Namun dibalik berbagai perbedaan itu, negara kita tetap merupakan satu kesatuan yang juga disebut Negara Kesatuan Republik Indonesia dan ber-Bhinneka Tunggal Ika .Pantun 3Buah naga buah semangka Dimakan tinggalah cangkang Meski dalam suka dan duka Persatuan jangan hilangSama halnya dengan pantun pertama, pantun ketiga ini juga menggunakan pola a-b-a-b. Pada baris sampiran, pantun menggambarkan tentang buah-buahan yang mana ketika daging buahnya habis, maka yang tersisa tinggalah kulit. Pada baris isi, dijelaskan tentang bagaimana seseorang seharusnya senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan meskipun berada dalam situasi apapun. Sedih, suka dan duka bukanlah sebuah penghalang untuk bangkit bersama mewujudkan suatu kesatuan 4Biarkanlah umpan dimangsa Hawa dingin masuk kebaju Janganlah kita suka memaksa Bila ingin negara majuPantun 5Aisyah menenun sambil puasa Kemana dibawa kain basah Janganlah persatuan ini binasa Karena ego bangsa kita terpecahSecara garis besar, pantun ke-4 dan ke-5 tidak memiliki banyak perbedaan. Ketiganya menggunakan bunyi akhiran yang sama, yaitu a-b-a-b. Selain itu, maksud dan tujuan yang ingin disampaikan dalam pantun juga tidak berbeda, yaitu bagaimana setiap orang sebaiknya membuang sikap egois, paksaan, dan segala hal negatif lainnya guna membangun persatuan dan kesatuan bangsa. Menghindarkan bumi pertiwi dari segala bentuk perpecahan yang dapat merupakan satu hal yang telah diperjuangkan bangsa Indonesia sejak dulu. Mengekspresikannya melalui sebuah pantun tidak hanya akan menjaga dan memelihara budaya seni Indonesia, namun juga mampu menjadi alat untuk melatih alur berpikir seseorang. Pantun mengajarkan kita untuk menelaah makna sebelum menuturkan kata, melatih kita berpikir cepat dengan memainkan berbagai rangkaian kata yang menarik. Bahkan hingga saat ini, remaja atau pemuda yang pandai melanturkan pantun, biasanya akan lebih dihargai oleh banyak orang.
Cinta tanah air menumbuhkan rasa nasionalisme. Sehingga melahirkan bela ke pantai Kuta,Santai-santai di hari Selasa. Indah negeriku yang tercintaKan kubela sepanjang indah Kota Mataram,Duduk manis hingga ke senja. Negeriku aman dan tentram,Rakyatnya makmur hulu menuju hilir,Naik rakit mencari bata. Di sinilah aku lahir,Disini pula menutup tiga bait contoh pantun cinta tanah air. Kecintaan terhadap tanah air yang mendidih pupuk. Sehingga walaupun sering di luar negeri akan tetapi ia banyak memberi pada ada negeri sendiri. Cinta tanah air bisa diwujudkan dengan berbagai berjuang mempertahankan kemerdekaan. Menjaga Negeri dari rongrongan orang itu kita juga bisa mengisi kemerdekaan ini dengan pembangunan. Sedangkan bagi pelajar cinta tanah air bisa diwujudkan dengan cara belajar maka kelak ia bisa membangun negeri ini. Jangan lupa untuk membaca pantun berbalas, pantun ajakan, dan pantun bucin. Semua pantun tersebut adalah pantun yang baru dibuat. Bukan pantun meniru orang lain. Yang terpenting untuk belajar adalah mengenal pantun nasehat, pantun agama, dan pantun teka-teki. Namun sekarang mari kita membuat pantun cinta tanah air. Pantun rakyat untuk tanah airnya sendiri. -000-1. Ramai sungguh Ramai sungguh di desa Gambir,Banyak orang membeli acar. Jika cinta tanah air,Mari kita rajin Jalan-jalan Jalan-jalan ke kota Banjar,Menginjak ranting yang berduri Jika engkau rajin belajar,Kelak bisa membangun Beri sedekahBeri sedekah pada pemintaMelihat orang mencari rusa. Negeri ini Negeri Tercinta,Kan ku Jaga sepanjang Sungguh putih Sungguh putih bunga melati,Indahnya tiada bisa terganti. Kubela negeri sepenuh hati,Walau harus sampai Ikan lezat Ikan lezat ikan berduri,Jatuh satu di atas kursi. Kalau kamu cinta negeri,Jangan sampai kamu Hari SeninHari Senin pasang bendera,Jalan-jalan melihat rusa. Telah berjuang pahlawan negara,Mempertahankan Burung daraBurung dara terbang ke awan,Waktu senja barulah pulang. Negeriku indah sangat menawan,Dicintai banyak Bunga mekarBunga mekar di sisi lembah,Kolam kecil tempat si ikan. Negeri di bangun susah payah,Jangan sampai engkau Keringat keluarKeringat keluar di atas dahi,Musim hujan masak keladi. Walaupun banyak Negeri singgahi,Negeri kita yang paling kucintai. 10. Gadis manisGadis manis tinggi semampai,Dari Palembang ke kota Dumai. Betapa indah dan Permai,Moga Negeriku selalu Tentang DesakuIndonesia terdiri dari banyak desa. Desa-desa di Indonesia sangatlah indah. Begitu pula di negara-negara Serumpun seperti Malaysia, Thailand, Singapura, maupun maupun Vietnam. Oleh karena itu banyak dari mereka mencintai biasanya. Karena di desa kita menemukan keindahan alam yang masih natural, keramahan penduduknya, dan keasriannya. 11. Jalan-jalanJalan-jalan ke kota Padang,Dari Padang ke Ujung Pandang. Terhampar luas sawah dan ladang,Sungguh indah untuk Air sungaiAir sungai warnanya bening,Tempat ikan tulang berduri. Tadi terhampar sudah menguning,Senang hati para Anak MelayuAnak Melayu makan petai,Kaki tersandung kena rantai. Nyiur melambai di tepi pantai,Pemandangan lautan dengan Madu manisMadu manis dari lebah,Hisap bunga yang merekah. Setiap pagi pergi ke sawah,Semoga panen membawa Tanah liatTanah liat tanah lempung,Bakar di atas asap jerebu. Hati rindu pulang kampung,Menemui ayah dan Manis rasanyaManis rasanya air tebu,Minum segelas di malam desa begitu menggebu,Ingatkan gadis yang Dinding rumahDinding rumah dari bata,Tersiram air yang berbusa. Walaupun hidup di tengah kota,Selalu rindu pada Waktu maghribWaktu maghrib terdengar adzan,Karunia Allah sungguh terbayang. Disanalah aku dilahirkan,Mendapatkan segenap kasih Kebun panenKebun panen buah labuh,Orang berkumpul makan-makan. Air mengalir sampai jauh,Berenang-renang si anak Benih ditaburBenih ditabur tuk disemai,Rintik hujan bergerenyai. Alam desa begitu permai,Penduduk hidup dengan damai. Cinta Tanah Air, Jaga Persatuan dan KesatuanKeutuhan sebuah bangsa ditentukan oleh persatuan dan kesatuan bangsa itu sendiri. Indonesia terlepas dari penjajahan karena bangsa bersatu. Mereka bahu-membahu berjuang demi kemerdekaan. Apabila persatuan dan kesatuan bangsa pecah maka negara itu pun akan pecah. Sudah banyak contoh negara-negara besar yang akhirnya terpecah belah. Apabila kita mengaku orang yang cinta tanah air dan bangsa, maka kita harus menjaga persatuan dan kesatuan. Pantun cinta tanah air di bawah ini sebagai pantun pendidikan bagi anak-anak. 21. Ikan emasIkan emas dalam telaga,Telaga luas tempat si angsa. Mari kita selalu menjaga,Persatuan kesatuan Bangun kitaBangun kita di waktu subuh,Sakit badan terasa sembuh. Bersatu kita akan teguh,Bercerai kita niscaya Dari SumedangDari Sumedang membeli tahu,Hendak digoreng dalam kancah. Para pahlawan bahu-membahu,Bersatu mengusir Bambu panjangBambu panjang dibuat galah,Bambu tumbuh di utara. Bila bangsa terpecah belah,Akan runtuh lah sendi Burung daraBurung dara di atas dahan,Membawa biji tuk dimakan. Apa gunanya bermusuhan,Bermusuhan itu Pagi hariPagi hari pergi bekerja,Alat kerja lupa dibawa. Walau musuh sekuat baja,Kita bersatu kan menang Membeli bajuMembeli baju jumlah lima,Baju bagus aneka warna. Saling menolong antar sesama,Hidup rukun dan Perahu layarPerahu layar di selat Malaka,Hendak berlayar ke tanah Jawa. Indonesia berbhineka Tunggal Ika,Berbeda-beda tetapi satu Air hujanAir hujan di dalam gentong,Air habis gentongnya bolong. Budaya kita bergotong-royong,Masuk ke jiwa tolong Kacang polongKacang polong jadi kecambah,Jatuh di bawah pohon kelapa. Budaya asing telah merambah,Budaya sendiri jangan Cinta NKRINegara Kesatuan Republik Indonesia merupakan salah satu negara yang besar. Wilayahnya sangat luas. Penduduknya banyak. Dan kekayaannya melimpah. Semua itu merupakan anugerah dari Allah Yang Mahakuasa. Oleh sebab itu, kita harus mensyukurinya dengan cara menjaga kedamaian bangsa. 31. Sungguh harumSungguh harum mangga kueni,Mangga kueni lezat rasanya. Betapa indah negeri ini,Terhampar luas di Gunung tinggiGunung tinggi dari batu,Masuk rimba bisa hilang. Negeri ini harus bersatu,Menggapai masa depan yang Maluku banyakMaluku banyak rempah-rempah,Lewat laut naik ke berlimpah limpah,Agar rakyat hidup sejahtera. 34. Mentari senjaMentari senja telah tenggelam,Burung pulang ke dalam hutan. Budaya negeri beraneka ragam,Marilah kita Sepatu dipakaiSepatu dipakai di ujung kaki,Agar tak tertusuk oleh duri. Usah saling mencaci maki,Kepada sesama anak Batu kaliBatu kali batu yang keras,Genggam di tangan nanti lepas. Jadilah anak yang pandai cerdas,Kelak bangsa akan Bambu dimakanBambu dimakan oleh panda,Dari selatan hingga utara. Cinta tanah air dalam dada,Tak akan dijual ini negara. 38. Sungai kecilSungai kecil banyak ikan,Ikan dari tepi rawa. Di sini kita dibesarkan, Di negara teramat kaya. 39. Ikan cakalangIkan cakalang ikan teri,Kalau dimasak enak rasanya. Mari jaga NKRI,Agar utuh selamanya. 40. Air sabunAir sabun pasti berbusa,Untuk mencuci baju celana. Cinta tanah air dan bangsa,Jagalah negara dari bala bencana.
0% found this document useful 0 votes1 views10 pagesOriginal TitlePantun Serta Manfaat Persatuan Dan Kesatuan 1Copyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsPDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes1 views10 pagesPantun Serta Manfaat Persatuan Dan KesatuanOriginal TitlePantun Serta Manfaat Persatuan Dan Kesatuan 1Jump to Page You are on page 1of 10 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 9 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
– Pantun adalah satu dari sekian jenis puisi lama, yang memiliki sejumlah bait dan baris. Pantun sendiri istilahnya berasal dari bahasa Minangkabau, yaitu patuntun yang dapat diartikan sebagai “penuntun”. Umumnya, dalam sebuah pantun, terdapat empat larik baris, dimana pada setiap baris tersebut terdiri dari 8 hingga 12 suku kata, dan akhirannya selalu memiliki pola dan bunyi yang sama, a-b-a-b dan a-a-a-a tidak boleh a-a-b-b, atau a-b-b-a. Sejak dulu, pantun dianggap sebagai salah satu titik budaya yang menempati posisi penting dalam kehidupan manusia, terutama diantara masyarakat Melayu. Pantun biasanya digunakan dalam setiap kesempatan apapun, misalnya dalam permainan kanak-kanak, ketika akan mengungkapkan cinta, saat melakukan acara lamaran dan pernikahan, dalam lagu dan nyanyian, serta dalam hajatan apapun. Singkatnya, pantun selalu menghiasi setiap tahap kehidupan yang terjadi pada masyarakat Melayu. Jika ditelusuri kembali awal mulanya, pantun sebenarnya merupakan sastra berbentuk lisan, akan tetapi sekarang ini orang-orang banyak menjumpai bentuk pantun yang telah ditulis. Di dalam pantun, terdapat dua bagian yang biasanya tidak saling berhubungan namun tetap terikat, yaitu sampiran dan isi. Namun yang manakah bagian isi dan yang mana bagian sampiran? Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pantun terdiri dari empat baris, pada dua baris pertama, itulah yang disebut Sampiran. Sedangkan dua baris selanjutnya adalah isi dari pantun. Sampiran biasanya banyak dikaitkan dengan hal-hal tentang alam, sedangkan isi pantun merupakan bagian yang menjelaskan atau menegaskan maksud dari pantun tersebut. Untuk lebih jelasnya, akan diberikan beberapa contoh pantun tentang persatuan, seperti berikut ini Pantun 1 Jalan-jalan ke kota Batu Pulangnya beli buah kiwi Mari kita saling membantu Menjaga alam bumi pertiwi Pantun diatas merupakan salah satu contoh pantun persatuan yang menggunakan bunyi a-b-a-b. Baris pertama dan kedua dari pantun tersebut adalah sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi dari pantun yang menegaskan bahwa dalam kehidupan setiap orang harus saling membantu satu sama lain, bersatu guna menjaga kedamaian dan keindahan bumi pertiwi. Pantun 2 Sia-sia tenggelam dalam duka Duduk dipintu jangan dipaksa Penduduk nya beribu suku bangsa Indonesia ber-Bhinneka Tunggal Ika Pantun kedua memiliki pola akhiran a-a-a-a. Maksud dari pantun tersebut menegaskan bahwa Indonesia merupakan suatu negara yang memiliki begitu banyak budaya, ras, agama, suku bangsa, dan lain sebagainya. Namun dibalik berbagai perbedaan itu, negara kita tetap merupakan satu kesatuan yang juga disebut Negara Kesatuan Republik Indonesia dan ber-Bhinneka Tunggal Ika . Pantun 3 Buah naga buah semangka Dimakan tinggalah cangkang Meski dalam suka dan duka Persatuan jangan hilang Sama halnya dengan pantun pertama, pantun ketiga ini juga menggunakan pola a-b-a-b. Pada baris sampiran, pantun menggambarkan tentang buah-buahan yang mana ketika daging buahnya habis, maka yang tersisa tinggalah kulit. Pada baris isi, dijelaskan tentang bagaimana seseorang seharusnya senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan meskipun berada dalam situasi apapun. Sedih, suka dan duka bukanlah sebuah penghalang untuk bangkit bersama mewujudkan suatu kesatuan bangsa. Pantun 4 Biarkanlah umpan dimangsa Hawa dingin masuk kebaju Janganlah kita suka memaksa Bila ingin negara maju Pantun 5 Aisyah menenun sambil puasa Kemana dibawa kain basah Janganlah persatuan ini binasa Karena ego bangsa kita terpecah Secara garis besar, pantun ke-4 dan ke-5 tidak memiliki banyak perbedaan. Ketiganya menggunakan bunyi akhiran yang sama, yaitu a-b-a-b. Selain itu, maksud dan tujuan yang ingin disampaikan dalam pantun juga tidak berbeda, yaitu bagaimana setiap orang sebaiknya membuang sikap egois, paksaan, dan segala hal negatif lainnya guna membangun persatuan dan kesatuan bangsa. Menghindarkan bumi pertiwi dari segala bentuk perpecahan yang dapat membinasakan. Persatuan merupakan satu hal yang telah diperjuangkan bangsa Indonesia sejak dulu. Mengekspresikannya melalui sebuah pantun tidak hanya akan menjaga dan memelihara budaya seni Indonesia, namun juga mampu menjadi alat untuk melatih alur berpikir seseorang. Pantun mengajarkan kita untuk menelaah makna sebelum menuturkan kata, melatih kita berpikir cepat dengan memainkan berbagai rangkaian kata yang menarik. Bahkan hingga saat ini, remaja atau pemuda yang pandai melanturkan pantun, biasanya akan lebih dihargai oleh banyak orang. Artikel ini dikunjungi dengan topik . Baca juga artikel menarik lainnya .
pantun tentang persatuan dan kesatuan